DELI SERDANG – Rasa kecewa yang mendalam disampaikan oleh seorang mantan Ketua Ranting PDIP Helpetia, Kecamatan Sunggal, terhadap sikap DPC PDIP Kabupaten Deli Serdang. Kekecewaan itu muncul setelah permohonan bantuan penggunaan ambulans partai untuk mengantar jenazah istrinya ke tempat pemakaman tidak mendapatkan tanggapan maupun bantuan sama sekali dari pengurus tingkat daerah.
Sebagai kader yang telah mengabdi selama empat periode penuh membesarkan dan merawat keberadaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di tingkat Ranting Helpetia bahkan hingga mencakup satu kecamatan secara keseluruhan, pengabdian dan perjuangannya selama ini dirasa seolah dilupakan begitu saja saat dirinya sedang jatuh dalam kesulitan.
"Pada tahun 2019 berkat kerja keras kami para kader di lapangan, PDIP berhasil meraih suara terbanyak di wilayah Kecamatan Sunggal. Hasil itu kami ukir lewat kerja keras bersama, berjuang dari rumah ke rumah, berbagi dengan masyarakat, dan menjaga nama baik partai setiap saat. Namun saat giliran kami yang membutuhkan uluran tangan, seolah tidak ada yang peduli," ungkap mantan Ketua Ranting tersebut dengan nada yang masih menyimpan kesedihan mendalam.
Ia mengaku pada saat-saat terakhir menjelang pemakaman istrinya, ia telah berusaha menghubungi pihak DPC PDIP Deli Serdang untuk meminjam atau meminta bantuan ambulans milik partai guna mempermudah proses pemakaman. Namun sayangnya, hingga jenazah harus diantar dengan cara lain, permohonan itu tidak pernah digubris sama sekali. Tidak ada penjelasan, tidak ada bantuan, dan tidak ada perhatian sedikitpun dari pengurus di tingkat daerah.
Kekecewaan yang dirasakannya bukan berarti ia hendak berhenti menjadi kader atau meninggalkan partai yang diperjuangkannya selama puluhan tahun. Namun hal ini ia sampaikan sebagai teguran dan harapan yang tulus agar DPC PDIP Deli Serdang senantiasa mengingat pesan serta semangat perjuangan yang selalu digaungkan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri: bahwa PDIP adalah Partai Wong Cilik, Partai yang memihak kepada rakyat kecil, yang senantiasa hadir dan membantu kader maupun masyarakat yang sedang mengalami kesusahan.
"Kami berharap kepada seluruh jajaran pengurus DPC PDIP Deli Serdang, agar mulai saat ini lebih peka dan sigap memberikan bantuan baik kepada kader yang sedang kesulitan maupun kepada warga masyarakat yang membutuhkan. Jangan sampai semangat 'Partai Wong Cilik' hanya menjadi slogan di atas kertas saja, namun tidak terasa nyata saat saudara seperjuangan sedang dalam kesempitan," harapnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan partai meraih kemenangan dalam setiap pemilu dan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh, tidak lepas dari keringat, waktu, dan pengorbanan para kader akar rumput yang bertugas di tingkat ranting hingga desa/kelurahan. Maka sudah selayaknya jika saat para kader ini yang sedang jatuh sakit, berduka, atau mengalami kesulitan kehidupan, partai hadir mendampingi dan memberikan pertolongan yang dibutuhkan.
Pengabdian selama empat periode bukanlah waktu yang sebentar. Selama itu pula ia beserta rekan-rekan kader lainnya terus merawat partai, menjaga solidaritas, serta menjadikan PDIP sebagai pilihan utama warga Kecamatan Sunggal khususnya di wilayah Helpetia. Kini ia hanya berharap kisahnya dapat menjadi pelajaran berharga bagi pengurus di jenjang yang lebih tinggi, agar persaudaraan sesama kader tetap terjalin erat dan amanah kepedulian itu senantiasa dijunjung tinggi sebagaimana ajaran pendiri partai.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi yang disampaikan oleh pihak DPC PDIP Kabupaten Deli Serdang terkait permohonan maupun kekecewaan yang disampaikan oleh mantan pengurus ranting tersebut.
0 Komentar