Ads EZMOB

EZmob Banner 728x90

STOP AIR KERAN & SUMUR UNTUK MBG, PDAM DITUNTUT BERBENAH


STOP AIR KERAN & SUMUR UNTUK MBG, PDAM DITUNTUT BERBENAH






Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat menuntut standar tinggi, bukan hanya pada kualitas makanan, tetapi juga air bersih yang digunakan dalam proses pengolahan dan konsumsi. Badan Gizi Nasional (BGN) secara tegas mengimbau agar air keran dan air sumur yang belum teruji higienitasnya tidak digunakan, serta menganjurkan pemakaian air kemasan galon demi keamanan dan kesehatan anak-anak penerima manfaat.



Namun, kebijakan ini sekaligus membuka ironi besar di kota-kota besar Indonesia. Di tengah klaim modernisasi dan kemajuan infrastruktur, air yang mengalir dari keran rumah tangga masih belum layak diminum langsung. Padahal, di banyak negara maju, air keran sudah memenuhi standar air minum (drinkable water).



Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius terhadap kinerja dan tanggung jawab PDAM sebagai penyedia layanan publik. Sudah seharusnya PDAM di berbagai daerah, khususnya kota besar, berupaya lebih maksimal meningkatkan kualitas pengolahan air, bukan sekadar mendistribusikan air yang hanya layak untuk mandi dan mencuci.



Dari sisi regulasi, kondisi ini juga berkaitan erat dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP). Masyarakat sebagai konsumen berhak mengetahui:



  • kualitas air yang didistribusikan,
  • hasil uji laboratorium air PDAM,
  • standar keamanan dan kelayakan air,
  • serta rencana peningkatan mutu layanan air bersih.



Selain itu, hak konsumen atas layanan dasar sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan harus menjadi perhatian serius. Air bersih bukan sekadar komoditas, melainkan hak dasar warga negara yang berdampak langsung pada kesehatan, gizi, dan kualitas hidup masyarakat.



Program MBG menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sistem layanan air nasional. Jika untuk kepentingan anak-anak saja air keran belum bisa digunakan, maka ini menjadi alarm keras bahwa pembangunan layanan air bersih masih jauh dari ideal.



“Sikap kecil, dampak besar,” sebagaimana pesan kampanye MBG, harus dimaknai lebih luas. Perbaikan sistem air bersih adalah investasi jangka panjang, bukan hanya untuk keberhasilan MBG, tetapi juga untuk masa depan kesehatan bangsa.

(TIM)

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu